Musim penghujan teror ular kobra di perumahan

Musim penghujan teror ular kobra di perumahan

Ular sangat mematikan di dunia ini hadir di sejumlah wilayah di Jawa bahkan telah sampai Jakarta. Kemunculannya sampai masuk ke lokasi tinggal tentu saja menciptakan warga bergidik ngeri. Apa reaksimu bila bertemu ular kobra? Pasti akan langsung berteriak dan lari terbirit-birit sebab kaget bukan kepalang. Tapi awas, malah jikalau anda panik, ular bakal merasa dalam bahaya dan siap mematuk dengan cepat.

Yang perlu anda tahu, ular kobra bisa menyemburkan dapat atau racun hingga sejauh tiga meter. Gigitan maupun semburan dapat ular kobra dapat berdampak fatal, bahkan mengakibatkan kematian dalam hitungan menit bila tidak segera diobati. Ular kobra mempunyai nama lain seperti ular sendok. Dipanggil ular sendok sebab bentuknya serupa sendok. Tegak dan pipih di unsur leher ketika ular merasa dalam bahaya atau diganggu musuhnya. Ular kobra tergolong ular berbisa dari suku Elapidae.

Musim penghujan teror ular kobra di perumahan

Ular kobra berkembang di wilayah tropis dan gurun di Asia dan Afrika. Di dunia, terdapat 29 jenis kobra dengan sekian banyak macam ukuran. Umumnya panjang kobra dapat mencapai 1,2 hingga 2,5 meter. King Kobra justeru punya panjang sampai 5,6 meter. Dari 29 jenis kobra yang terdapat di dunia, dua jenis di antaranya hidup di Indonesia. Yakni ular sendok Jawa (Naja Sputatrix) dan ular sendok Sumatera (Naja Sumatrana). Populasi kobra Sumatera tidak sedikit ada di Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan kobra Jawa menyebar di Jawa, Bali, Lombok, Komodo, Rinca, Sumbawa, dan Flores.

Memasuki Musim penghujan teror ular kobra di perumahan

Soal dapat atau racunnya, ular kobra memiliki dapat paling mematikan sebab mampu membunuh manusia. Namun langkah dari reaksi sengatan ular kobra, awalnya ialah melumpuhkan saraf dan otot korban atau mangsanya dalam masa-masa hitungan menit saja. Kemudian korban atau mangsanya bakal mati perlahan.

Di samping menggigit, ular kobra bisa menyemprotkan dapat ke mata guna melumpuhkan korban atau mangsanya. Tapi tidak seluruh ular kobra punya keterampilan tersebut, laksana King Kobra. Kalau beruntung, ular kobra bisa menggigit tanpa menjentikan bisa. Jadi tidak beracun dan mematikan.

Teror ular kobra akhir-akhir ini paling meresahkan. Pasalnya ular sendok ini masuk ke lokasi tinggal warga, melewati saluran kamar mandi. Bahkan ditemukan di kloset kamar mandi. Populasi ular kobra semakin meningkat di musim hujan. “Awal musim penghujan ialah waktu menetasnya telur ular. Fenomena ini lumrah dan adalahsiklus alami,” kata Peneliti Reptil. Bayi kobra telah mempunyai kelenjar dapat yang dapat menghasilkan racun dan berbahaya untuk manusia.

Ular kobra seringkali menyukai lokasi atau ruangan lembap, termasuk lokasi tinggal yang kotor dan tidak kering. Begini tips menangkal ular kobra masuk ke dalam rumah:

  1. Rutin menyapu, mengepel rumah, dan mencuci kamar mandi dengan memakai cairan pembersih atau karbol yang punya wewangian menyengat. Karena ular tidak suka dengan pewangi atau bau-bau tajam.
  2. Jaga kesucian pekarangan rumah. Hindari menumpuk sampah di dalam atau di luar rumah. Jika terdapat sampah, segera bersih dan rapikan.
  3. Buang sampah bekas makanan di rumah. Karena meninggalkan sampah bekas makanan bisa mengundang tikus. Ular suka menyantap tikus.
  4. Jangan menumpuk daun-daun kering, bebatuan, atau material, sebab tempat-tempat itu dapat menjadi lokasi persembunyian ular.
  5. Bereskan tumpukan barang-barang, laksana kardus dan kain yang dapat menciptakan sudut lokasi tinggal lembap.
  6. Buat pagar eksklusif dan saringan di drainase air.
  7. Letakkan keset yang tercipta dari ijuk yang permukaannya kasar, sebab ular tidak suka
  8. Jika inginkan menghias taman, hindari pemakaian batu besar yang dapat menjadi lokasi persembunyian ular. Lebih baik gunakan batu sungai atau kerikil kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post