Ciri-ciri Ular Berbisa Masa Bereproduksi di Musim Hujan

Ciri-ciri Ular Berbisa Masa Bereproduksi di Musim Hujan

Ular berbisa dapat dikelompokkan pada dua famili yaitu elapidae dan viperidae. Ular yang termasuk elapidae contohnya adalah ular kobra, ular belang (bungarus), dan ular cabai (calliophis intestinalis).

Ciri-ciri Ular Berbisa Masa Bereproduksi di Musim Hujan

Untuk kelompok viperidae, cirinya adalah bagian kepala berbentuk seperti segitiga. Kalau di daun warnanya hijau dan jika di tanah warnanya kecoklatan.

berbisa memiliki taring yang mengeluarkan bisa dan lebih santai dalam bergerak, tapi kalau didekati akan melakukan upaya perlindungan diri atau menyerang.

Ciri lain dari ular berbisa dapat dilihat dari warna atau coraknya. Ular berbisa lebih mencolok warnanya, misalnya ular cabai yang mempunyai garis warna merah di tubuhnya, kemudian ular bungarus memiliki warga hitam putih.

Namun untuk ular kobra adalah karena warnanya hitam legam, lar kobra, kalau terancam akan menaikkan tubuhnya dan mengembangkan rusuknya. Bahkan dapat menyemburkan bisanya ke arah mata,” katanya.

Ular hijau yang ada di Indonesia memiliki fase reproduksi, sekarang musim hujan di mana termasuk musim ular menetas.kobra itu biasanya menyimpan telur di sarangnya, biasanya sarang bekas tikus, atau ditempat-tempat lembab, tumpukan sampah, dan dia simpan telur.

Ular yang melancarkan gigitan bisa terjadi karena dua faktor.

Pertama untuk memangsa, dan kedua untuk mempertahankan diri dari ancaman. Gigitan ular bisa terjadi dua kemungkinan lain, yaitu gigitan berbisa dan tidak berbisa, namun hal itu sulit untuk dijelaskan.

Mengenai cara penanganan secara medis pertama bagi orang yang terkena gigitan ular, setiap kali seseorang digigit ular maka harus selalu waspada bahwa gigitan tersebut memiliki atau mengandung bisa.

yang perlu dilakukan pertama kali adalah imobilisasi atau meminimalisasi gerakan pada area yang terkena gigitan ular.

Bahwa seringkali ada beberapa tindakan yang salah dalam penanganan terhadap gigitan ular.

Jika terkena gigitan ular, melukai lokasi yang terkena gigitan atau membakarnya sangat dilarang karena dapat terjadi infeksi.

Sebagai imbauan menyarankan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan di sekitar rumah.

Selain itu, hindari banyaknya tumpukan-tumpukan benda, baik sampah, kardus, atau bekas barang yang seringkali dijadikan rumah bagi ular

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Post