Daftar Reptil Langka di Indonesia Yang Hampir Punah

Eksploitasi sumber daya alam yang dilakukan oleh manusia seringkali mengganggu keseimbangan ekosistem di berbagai penjuru dunia.

Akibatnya, keanekaragaman hayati terusik dan tereduksi. Flora dan Fauna sekuat tenaga mempertahankan diri untuk tetap lestari, di tengah gempuran kerusakan lingkungan.

Reptil Langka Yang Hampir Punah di Indonesia

Segala upaya konservasi, baru menggeliat setelah dana memperlihatkan penurunan jumlah populasi. Saat naluri dan hati nurani manusia mulai menyadari bahwa ada makhluk-makhluk lain yang tersakiti.

Hidup menjadi sangat melelahkan, terutama bagi reptile yang berumur panjang. Ada spesies di Indonesia yang menyandang status terancam punah.

1.Kura-Kura Rote

Sesuai namanya, kura-kura dengan leher menyerupai ular ini berasal dari pulau Rote. Pulau Rote merupakan pulau terluar di selatan Indonesia.

Kura-kura ini juga telah mendapatkan perhatian dunia akibat populasinya yang menurun dan menjadi hewan terlarang dalam perdagangan Internasional.

Sayangnya, hewan ini belum termasuk ke dalam hewan yang dilindungi di Indonesia. Padahal, keberadaannya hampir punah.

2.Tuntong Laut

Wajahnya yang unik dengan hidung mancung menjadi ciri khas dari kura-kura ini. Spesies reptile ini tersebar di wilayan Brunei Darussalam, Malaysia, dan Indonesia.

Tuntong laut sering disebut sebagai saw-jawed terrapin atau three striped batagur. Walau telah dilarang untuk menjadi komoditas internasional, namun tutong laut belum menjadi hewan yang dilindungi di Indonesia.

3.Penyu Sisik

Semua penyu yang ada di Indonesia telah dilindungi dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 7 / 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.

Termasuk salah satu di antaranya, penyu sisik yang sering disebut hawksbill turtle, karena memiliki paruh seperti elang.

Penyu yang tersebar di Samudera Hindia, Atlantik, dan Pasifik ini juga telah menjadi komoditas terlarang dalam perdagangan internasional.

4.Penyu Belimbing

Sesuai dengan namanya, penyu belimbing memiliki cangkang yang unik berbentuk seperti buah belimbing.

Penyu belimbing merupakan spesies penyu yang paling besar, dengan panjang mencapai 2,75 meter dan berat 600 – 900 kg.

Sama dengan penyu lainnya, penyu belimbing juga dilindungi oleh negara dan dilarang menjadi komoditas.

5.Buaya Siam

Walau penyebaran buaya siam cukup luas, mencakup wilayah Indonesia, Kamboja, Vietnam, Malaysia, dan Thailand, namun reptile ini tergolong langka dan berstatus terancam punah.

Karena itulah, upaya konservasi buaya siam telah digalakkan. Buaya ini telah masuk ke dalam hewan yang dilindungi di Indonesia.

6.Tuntong

Tak seperti tuntong laut, tuntong yang disebut fiur-toed terrapin atau river terrapin ini hidup di perairan tawar.

Reptile ini tersebar di wilayah Sumatera, Malaysia, Kamboja, India, dan Bangladesh. Sayangnya, di negara lain seperti Singapura, Vietnam, Myanmar, dan Thailand tutong telah dinyatakan punah.

Sementara di Indonesia, hewan ini masuk ke dalam daftar satwa yang dilindungi serta dilarang untuk diperjual belikan.

7.Kura-Kura Hutan Sulawesi

Tergolong hewan endemic, persebaran kura-kura hutan ini hanya berkutat di wilayah Sulawesi. Kura-kura yang sering disebut kura-kura paruh betet ini mengalami penurunan jumlah populasi sejak menjadi komoditas ekspor sebagai bahan makanan dan hewan peliharaan.

Walau telah masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah, dilarang dalam perdagangan internasional, dan hanya tersisa ratusan ekor, namun hewan ini belum termasuk dalam hewan yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia.

Itulah 7 reptil langka yang hampir punah di Indonesia. Hewan-hewan ini akan semakin cepat punah jika manusia tak ikut menjaga kelestarian buminya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Post